Pengurus Bumdes Desa Kalipasir kec Way Bungur, diduga selewengkan Dana Bumdes sejak 2017

Lampung Timur (LantaiNews) -Tahun 2017 Desa Kalipasir kecamatan Way Bungur mendirikan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) , yang diketuai oleh Marion, dan mendapatkan alokasi Dana dari Dana Desa (DD) sebesar Rp 60.000.000.

Menurut Ketua Bumdes Desa Kalipasir Kamis (28/11/2019).Saat Bumdes dibentuk Kepala Desa Kalipasir dijabat oleh Mahpud,dan direncanakan akan mengelola usaha jual beli Sapi, dan keuntungan yang diperoleh dari Jual beli Sapi akan di buatkan Laporan kegiatan usaha dan keuntungannya akan dimasukan sebagai laba dari usaha Bumdes, dan digunajan untuk menambah modal usaha Bumdes Desa Kalipasir.
Sayangnya pada kenyataannya Bumdes Desa Kalipasir tidak berjalan seperti yang direncanakan, menurut seorang warga yang enggan namanya dipublikasikan menyampaikan bahwa sejak dibentuk sampai saat ini Bumdes dan modal yang bersumber dari DD Desa Kalipasir itu tidak jelas keberadaannya, “dari jaman pak mahpud jadi Kepala Desa sampai saat ini, ga jelas Usaha Bumdes, dan uangnya dipake pengurusnya untuk usaha pribadi, ya jadi blantik sapi itu pake modal Bumdes, untungnya dimakan Sendiri,.”ujarnya ke awak media(selasa 26/11/2019)
Saat awak media LantaiNews menanyakan hal tersebut Ketua Bumdes (Marion) mengakui hal tersebut “Saya sudah bukan ketua Bumdes Lagi sejak ganti Kepala Desa, uangnya masih di saya ,itu dibelakang ada sapi ya saya beli pake uang Bumdes, sisanya dibendahara dan sekertaris dipinjam buat usaha di HTI, dulukan jaman pak mahpud, jadi beliau yang bertanggung jawab. Bukan Herman, dan waktu itu masuk kerekening Bumdes langsung saya ambil Rp 50.000.000.-,pengurus sepakat dipinjam dulu, dan disisanya Yang 10 juta dibendahara.jadi salah kami apa, “ujarnya. Dan saat kami minta bertemu Sekertaris dan bendahara Bumdes Kalipasir, keduanya menurut Marion tidak ada ditempat.
Mahpud, mantan kepala desa Kali pasir saat kami temui kamis (28/11/2019)merasa itu bukan urusan beliau lagi “itu bukan urusan Saya lagi. Kan sudah ada kades yang baru, “kilahnya
Sementara orang dekat Kades Kalipasir saat ini menyatakan bahwa kepala Desa sudah beberapa kali memanggil pengurus Bumdes Era pak mahpud,”tapi ga pernah mau datang” ujarnya saat dihubungi via Handphone,
“baru sekarang setelah diselidiki sampeyan mereka baru mau mengembalikan, tapi sampai saat ini belum dipulangin, baru omongan saja, mungkin kalau ga didatangi sampean, ga dikembalikan dana Bumdes itu. “tambahnya.
Aktivis Anti Korupsi dan Sekjen NGO Lantai, Firdaus.Np.saat diminta tanggapannya, menilai sudah jelas ada unsur Tindak pidana yang dilakukan oleh ketua Bumdes Desa Kali pasir ini, dan ada pembiaran yang dilakukan Kepala Desa saat itu, (Mahpud-Red) karena sebagai Kepala Desa harus mengawasi Pengelolaan Bumdes dan cepat melakukan Upaya pak penyelamatan Dengan membenahi jika ada penyimpangannya.”Kades adalah penanggung jawab pengelolaan keuangan dan pemerintahan Desa. Jadi tak ada alasan dia mengelak, dan lepas tanggung jawab begitu saja, dan bukan berarti sekarang dikembalikan proses hukumnya terhenti” ujar Firdaus. Np.
Mungkin Aparat Hukum yang harus mendalami kisah Bumdes Kali pasir ini (edo)
1.004 views

Leave a Comment