Bos Afirmasi Dan Kinerja 2019 Lampung Timur ; Beli “suka-suka” dan Aroma “Lagu Lama” Tercium

Lampung Timur (lantainews.com) – Bos Afirmasi dan Kinerja, merupakan bantuan operasional sekolah dari pemerintah pusat yang dialokasikan bagi satuan pendidikan dasar menengah yang berada pada daerah tertinggal dan bantuan yang dialokasikan bagi satuan pendidikan dasar dan menengah yang dinilai berkinerja baik.
di Lampung Timur, angkanya cukup fantastis. mencapai puluhan milyar rupiah.

saat ditelusuri, team NGO Lantai menemukan beberapa kejanggalan. Mulai dari dugaan pengkondisian toko online mitra siplah yang diarahkan oleh dinas, hingga pembelanjaan “suka-suka” kepala sekolah penerima afirmasi tersebut.

Marketing dari salah satu toko online mitra siplah yang enggan disebutkan mengatakan dari 6 mitra siplah yang ditunjuk kementerian, untuk Lampung Timur mayoritas dikuasai oleh tokoladang.com

“Sekolahan penerima bos afirmasi dan kinerja di Lampung Timur susah ditembus. Mereka tak berani menggunkan toko online lain, beberapa kepala sekolah penerima afirmasi menyebutkan telah membuat kesepakatan belanja offline yang bermaterai dengan matketing toko ladang.com di penghujung acara sosialisasi dari dinas pendidikan Lampung Timur”. Ujarnya

selain dugaan pengkondisian tersebut, narasumber terpercaya dari pusat mengatakan sedikitnya ada 6 sekolahan tingkat menengah pertama, dalam pembelanjaan Bos Afirmasi kinerja tidak melalui siplah.

“6 sekolahan menenengah tingkat pertama di Lampung Timur yang tercatat sebagai penerima bos afirmasi dan kinerja tidak dapat ditelusuri pembelanjaannya karena belanja tidak melalui siplah, salah satunya SMP N 4 Batanghari Nuban Satap”. Ujarnya

Kendati begitu, Bendahara SMP N 4 Batanghari Nuban Satap, mewakili kepala sekolahnya menampik hal itu. Menurutnya sekolahan tempatnya bekerja itu sudah melakukan pembelanjaan melalui siplah.

“2 toko online mitra siplah tempat kami belanja, toko ladang.com dan blibli.com. semua barang telah kami terima pada bulan Januari 2020 lalu. Untuk pembelanjaan tablet dari toko ladang.com, sedangkan untuk Laptop, PC, dan proyektor dari blibli.com karena stock di toko ladang sudah habis diwaktu itu”. Ucap wanita separuh baya itu. Kamis, 12/03/2020

Wanita berstatus PNS itu juga menyebutkan dari dinas pendidikan Lampung Timur telah melakukan monitoring dan evaluasi (monev) di sekolahannya,Pak samsul dan bu novi berikut team monev lainnya sudah cross check dan tak ditemukan masalah”. Katanya

Menyikapai hal itu, Firdaus NP, Sekjen DPP NGO Lantai menilai ada dugaan telah terjadi MoU (Memorandum of Understanding) terselubung antara dinas pendidikan Lampung Timur dengan pemain dari mitra siplah tokoladang.com.

“Apa ceritanya, saat sosialisasi dari dinas pendidikan lantas marketing toko ladang.com ada disitu. Dari mana bisa tahu kalau ada sosialisasi kalau tak diundang. Mestinya kalau mau undang marketing mitra siplah, undang semua marketing mitra siplah. Jangan cuma toko ladang.com saja, Apa karena sudah ada MoU “bagi kue” antara marketing dengan dinas, jadi hanya satu mitra siplah itu saja yang diundang”. Ujarnya

Selain dugaan pengkondisian mitra siplah, SekJen DPP Lantai juga mengkritisi jawaban dari bendahara SMP N 4 Batanghari Nuban Satap. Menurutnya sah saja apapun jawaban dari bendahara itu.

“Sah saja dia menampik kalau belanja tak melalui siplah. Tetapi, idealnya dia tunjukan bukti alur transaksinya. Mulai dari permohonan, penawaran, negosiasi hingga SPJ nya. Bukti alur transaksi hingga SPJ bukan rahasia negara, dengan menunjukan itu tidak akan membuat “chaos” secara nasional. Jadi siapapun warga negara indonesia boleh untuk melihatnya”. Tegas Firdaus

Team NGO Lantai

514 views

Leave a Comment