10 ekor Bantuan aspirasi ternak sapi didesa Braja gemilang. Diduga diselewengkan.

Braja Gemilang. Lantainews. com. – Ketua kelompok tani Tunas Harapan 1 desa Braja Gemilang.Kirno menyampaikan kekecewaan dari anggota kelompoknya.terkait Bantuan aspirasi tahun 2020, berupa 10 ekor sapi yang dialihkan ke kelompok lain tampa dalih yang jelas.

Menurutnya beliau tahu ada bantuan ternak sapi dari pak komari,kepala UPTD pertanian kecamatan Braja Salebah, dan diminta membuat proposal pengajuan permohonan mendapat bantuan, untuk itu kirno berembuk dengan sekertaris kelompok tani Tunas Harapan 1 Suparmin. Dan mengumpulkan anggota kelompoknya untuk bermusyawarah persiapan pengajuan bantuan tersebut. Seperti akomodasi pembuatan proposal dan kandang, dan transfot bagi orang yang mengurus semua keperluan di Dinas peternakan, dan mereka sepakat mengajukan bantuan dan menunjuk parmin selaku sekertaris koptan Tunas harapan mewakili semua keperluan kelompok kepihak terkait.
Seiring waktu proposalpun mulai selasai diajukan, begitupun proses verifikasi dari kementrian dan dinas peternakan sudah dilakukan dan kelompok Tunas Harapan dinyatakan satu 2nyavkelompok Tani yang aktip dan lolos verifikasi.
Namun alangkah kagetnya anggota dan ketua kelompok Tunas harapan 1 saat pertemuan di hotel yestoya way Jepara. Ternyata kelompok  Tunas Baru 2  yang justru tidak aktip dan hanya hadir saat verifikasi dikelompok Tunas harapan 2 diwakili ketua dan anggota. (Bagio) yang mendapat bantuan Ternak sapi.
Dan anehnya Sapi tersebut ditampung ditempat parmin yang merupakan sekertaris koptan Tunas Harapan.
Bahkan diduga 1 ekor sapi bantuan tersebut sudah dijual.
Kirno sendiri sempat mengaku ditawarin untuk membagi dua ,bantuan Sapi tersebut oleh Parmin dan Bagio tapi Kirno menolak karena takut dampak hukum nya nanti.
Ketua Kelompok tani Tunas Baru 2 (Bagio)  menolak dikonfirmasi dan hanya marah dan mengusir awak media Lantai news Tv saat tahu tujuan awak media kerumahnya.
Sementara pihak Dinas peternakan dan kesehatan Hewan, tidak berhasil dikonfimasi, walaupun 2 kali awak media datang guna konfirmasi masalah ini. Saat ditelepon ke salah satu kabid hari Rabu 10/06/2020.sekitar pukul 13,45 WIB. Mengaku sudah pulang dan minta awak media datang lain waktu.
Firdaus Np.
426 views

Leave a Comment