Suprapto Kades Sumberhadi, Diduga korupsi Dana Desa sejak tahun2018 s/d 2020.

Sumberhadi, Lantainews.com.Tidak puas dengan Hasil tambang batu miliknya, Suprapto Kepala Desa Sumberhadi kecamatan Melinting kabupaten Lampung Timur, juga diduga menyalahgunakan jabatan dan kewenangannya selaku Kepala Desa,dengan bermain-main dengan pengelolaan Dana Desa (DD)  Sumberhadi,dengan tidak memfungsikan Bendahara Desa dan hanya menggunakanya untuk pencairan Dana Desa, Suprapto memegang semua Dana Desa Sumberhadi setelah dicairkan olehnya dan Bendahara Desa,Suprapto bebas bermanufer dengan Dana Desa yang ada digengamanya. Tampa memperhatikan Rab dan aturan pengelolaan keuangan dan Pemerintahan Desa.

Sejak Tahun 2018 hingga tahun 2020,tercatat beberapa penyimpangannya yang lolos dari pantauan publik, mulai dari penggunaan Besi dalam pembangunan gedung paud, yang tidak sesuai rab, pengerjaan drainase tahun 2019 dengan akal – akalan batu satu lapis dibagian bawah dan rongga antara batu di isi tanah, dan diulang lagi ditahun 2020,sampai pekerjaan yang dilakukan secara borongan, dan upah pekerja penggalian yang tidak dibayar.padahal dalam rab upah pekerja dihitung HOK, termasuk upah pekerja galinya.
Beberapa warga di RT 25,saat disambangi tim Investigasi NGO Lantai (Kamis 02/07/2020)memaparkan,penggalian dilakukan oleh warga secara sukarela, tampa dibayar, dan mereka diperintah untuk menggali oleh Kepala Desa melalui Kepala Dusun masing – masing, dan diminta memberi makan minum serta kopi untuk yang depan Rumahnya sedang dibangun drainase.
Saat tim hendak berbincang dengan seorang pekerja bernama Aji, yang sedang melakukan pengurukan,seseorang yang diduga ditugaskan Suprapto. Mengawasi berteriak kencang “Ngaliho”sambil tangannya sibuk memberi kode, namun saat orang itu didekati tim, dia mengelak dan berdalih memanggil untuk menyuruh pekerja bernama aji, tersebut mencari rumput. Nampak sekali pekerja yang terlibat dakam pengerjaan tersebut sudah diatur sedemikian rupa untuk memberi keterangan palsu jika ada awak media bertanya tentang sistem kerja mereka.
Sayangnya upaya orang yang diduga suruhan Kepala Desa tersebut gagal mengondisikan keadaan, karena tim investigasi yang berusaha mencarinya,menemujan orang tersebut sedang sembunyi di kandang kambing dibelakang Rumahnya. Warga yang mengaku bernama Aji tersebut memaparkan bahwa dua warga RT 25 dan ikut bekerja dengan 12 temannya mengerjakan bangunan Drainase yang tidak memasang papan informasi pekerjaan.diapun mengaku bekerja secara borongan secara tim dengan satu kepala tukang yang bertindak selaku pemborong.sedangkan penggalian dilakukan warga yang depan Rumah secara sukarela,termasuk memberi makan pekerja borongan pasang batu dan perapian drainase. Sedangkan material batu dari tambang batu milik pak Suprapto, Kepala Desanya yang menurutnya mempunyai Dua lokasi penambangan Batu.
Firdaus Sekjen NGO Lantai, yang ikut turun kelokasi menyampaikan “menurut informasi dari Masyarakat,pola ini sudah dipakai Kades Suprapto sejak tahun tahun yang lalu,sedangkan Rab hanya dianggap formalitas untuk laporan ke PMD, dengan modus ini oknum Kepala Desa bisa meraup keuntungan Ratusan juta rupiah, dan ini tidak bisa dibiarkan,Kami dari NGO Lantai akan berkordinasi dengan pihak – pihak terkait untuk langkah kami selanjutnya”ujarnya.
Sampai berita ini di Rilis, Kepala Desa dan perangkat Desa Sumberhadi terkait pelaksanaan program pembangunan Desa dari Dana Desa, tidak berhasil kami temui guna konfirmasi.
(Edo)
635 views

Leave a Comment