Tambak milik H.Umar Di Kuala,Muara Gading Mas,diduga bertahun tahun Curi Listrik.

MGM,Lantainews.com.- Gelar Haji yang disandang oleh oknum  H.Umar ternyata tidak membuatnya malu untuk melakukan sesuatu yang bisa merusak citranya selaku seorang tokoh agama dan panutan masyarakat desa Muara gading mas kecamatan Labuhan Maringgai kabupaten Lampung Timur,justru dengan berani H. Umar diduga melakukan perbuatan yang melanggar aturan Pemerintah tentang kelistrikan yang jelas juga dilarang dan merupakan perbuatan keji yang diharamkan Agama Islam.

 

Hal ini terkuak saat awak media Lantainews.com mendapat informasi dari salah satu pekerja Tambak milik H.Umar di Desa Muara Gading Mas.menurut Pekerja yang minta jati dirinya dirahasiakan,Sejak 2017 Tambak milik H.Umar telah melakukan pencurian Listrik dengan cara di los stroom,dan untuk menutupinya Dipasang 3 meteran disana,1 kWh  sengaja dipakai untuk Beberapa Lampu,sehingga kesannya meteran itu terpakai.bahkan dirinya mengaku ikut membantu saat pengaturan instalasi Listrik Los stroom itu di kerjakan.
Pekerja tersebut juga memaparkan sudah beberapa kali Petugas Opal dari PLN datang dan memeriksa Instalasi Dan KWH di tambak milik H.Umar, “setahu saya sudah tiga kali,dan sempat ada ketegangan antara petugas OPAL dengan H.Umar,tapi berhasil Disuap oleh H.Umar dengan uang jutaan Rupiah,bahan belum Lama ini sampai puluhan juta Rupiah” ujarnya.
Mendapat informasi Tersebut Awak Media Lantainews.com mendatangi Lokasi Tambak milik H.Umar beberapa Waktu yang Lalu,dan mencoba menurunkan KWH dan ternyata benar apa yang disampaikan pekerja tersebut,saat KWH diturunkan hanya beberapa Lampu yang mati,sedangkan Kincir air  tetap menyala.hal ini menjadi bukti yang menguatkan indikasi bahwa benar di Tambak tersebut sudah terjadi pencurian Listrik selama bertahun tahun,ditambak Milik H.Umar.yang berpotensi merugikan negara Ratusan juta Rupiah.
Haji Umar Sendiri (Kamis 30/07/2020)saat dikonfirmasi membantah tudingan tersebut,H,Umar yang saat itu didampingi Aris,yang mengaku dari PLN dan seseorang tak dikenal yang sibuk merekam konfirmasi yang kami lakukan berkilah bahwa Meteran di Lokasi tambaknya rusak terkena Angin dan berstatus periksa,dan saat ini sedang diurus perbaikannya oleh Aris,beliaupun mengaku pernah membayar Tim OPAL sebesar Rp. 10.000.000.- tapi hanya satu kali.dan mempersilahkan jika mau dilaporkan atau di beritakan.
Sungguh sangat disayangkan seorang yang sudah Haji dan menjadi tokoh di Desa MGM melakukan perbuatan curang demi memperkaya Diri,padahal jelas tindakan pencurian merupakan perbuatan yang dilaknat dalam Islam,dan secara Aturan pencurian listrik dapat dikenakan sanksi yang dikenakan dalampencurian listrik yaitu berdasarkan pasal 362 KUHP dan Undang- Undang Ketenagalistrikan No 30 Tahun 2009 pasal 51 (ayat 3) yang berbunyi setiap orang yang menggunakan tenagalistrik yang bukan haknya secara melawan hukum dipidana dengan pidana penjara paling lama 7(tujuh) tahun dan denda puluhan juta bahkan ratusan juta Rupiah.
Mensikapi temuan ini Ketua DPD NGO LAntai Lampung Timur (Firdaus),yang ikut Turun kelokasi menyatakan akan segera melaporkan ke aparat terkait,Laporan dugaan pencurian Listrik DiTambak Milik H. Umar.
(Irwansyah)
2.930 views

Leave a Comment