Kepala Desa Tegal Gondo, Disinyalir Tipu Pekerja di Desanya

Purbolinggo, Lantainews.com – Pembuatan drainase di desa Tegal gondo, kecamatan Purbolinggo, Lampung Timur dengan nilai pengerjaan mencapai 400 Jutaan dari dana desa, dalam pengerjaannya dihitung borongan.

 

Mujiono, buruh lokal yang ikut serta dalam pengerjaan drainase menuturkan dalam bekerja upahnya dan rekan yang lain dihitung dalam hitungan meter alias borongan.

“Dalam satu meter, upahnya 60 ribu rupiah dengan total pekerja sekitar 14 orang dalam satu regu. Selain itu antara antara tukang maupun kuli tak ada bedanya”. Ujarnya, Minggu 16/08/2020

Meski uraian dari pekerja upah yang diterima dihitung borongan, kepala desa Tegal gondo, Iwan Prasetyo, menolak atas yang diutarakan para pekerja.

Menurutnya, upah para pekerja dihitung harian dan ada pembeda antara tukang dan kuli. Selain itu, dia merasa sudah memerintahkan kepada tpk desa untuk menyampaikan kepada pekerja, upah yang diterima mereka dihitung harian, bukan borongan.

“Selain tpk sudah menyampaikan, para kepala tukang juga sudah kami (kepala desa, red) temui dan menyampaikan bahwa upah dihitung harian, untuk tukang Rp. 100 ribu dan kuli 70 ribu rupiah”. Kata Iwan

Wahyu Afr

443 views

Leave a Comment