Diduga Pembangunan Jembatan Desa Ratna Daya Raman Utara Tidak Transparan Dan Asal Asalan

LampungTimur– Proyek Pengerjaan jembatan desa ratna daya dusun empat, kecamatan raman utara, Kabupaten Lampung Timur diduga tidak memasang plang nama layaknya pekerjaan proyek pada umumnya.

Padahal plang informasi proyek itu bertujuan agar pelaksanaan setiap proyek dapat berjalan dengan transparan. Dimana keterbukaan atau transparansi ini dimulai sejak tender atau lelang proyek dilakukan termasuk tender proyek yang dilakukan di badan publik.

Setiap proyek tanpa papan nama informasi proyek merupakan sebuah pelanggaran karena tidak sesuai dengan amanat Undang – Undang dan Peraturan lainnya.

Kedua peraturan dimaksud yakni Undang – Undang (UU) nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 70 tahun 2012 tentang Perubahan Kedua atas Perpres nomor 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Pada saat di komfirmasi oleh awak media lantai news pada tanggal (25/09/2020) dilokasi pembangunan tersebut, wahit selaku warga desa batanghari sebagai kepala tukang pembangunan itu menerangkan bahwa pembangunan tersebut kalau dibilang tidak sesuai ya memang tidak sesuai,

“Klau dibilang salah ya pasti ada salah nya pembangunan nya mas dan masih banyak kekurangan nya atas pembangunan itu, tutur wahit selaku pekerja sebagai kepala tukang,”

Masih lanjut.untuk pelaksana pemborong pembangunan tersebut wahit menyebut kan,” pemborong nya adalah orang metro nama nya berinisial (iw) pak untuk papan nama saya tidak tau kenapa belum di pasang dan saya tidak nanya sama pemborong nya, karna saya hanya sebagai pekerja tutup wahit.(hendri)

225 views

Leave a Comment