NGO Lantai Laporkan Dugaan SPJ Fiktif Paud di Lampung Timur

Sukadana,lantainews.com – Dua kepala Paud di kabupaten bumi tuwah bepadan diadukan ke kejaksaan negri Lampung Timur oleh NGO lantai. Kamis,12 November 2020

Ketua DPD NGO lantai, Firdaus mengatakan di musim pandemi covid-19, para kepala paud diduga memanfaatkan keadaan untuk membuat surat pertanggung jawaban (spj) fiktif.

“Ada beberapa point yang kami duga di fiktifkan oleh mereka. Mulai dari pemberian makanan tambahan, penggelembungan jumlah siswa, kunjungan tenaga pendidik kerumah siswa, dan mark up harga thermo gun”. Ujarnya

Menurut Firdaus, khusus untuk thermo gun, dia menduga harga belinya diarahkan oleh seorang kepala paud di kecamatan Batanghari untuk memfiktifkan nya.

“Kepala paud di kecamatan Batanghari itu masih kerabatnya kabid paud dinas pendidikan Lampung Timur. Dari percakapan di whatsapp group mereka, kami melihat ada pengarahan dari kepala paud itu untuk memfiktifkan harga thermo gun dari Rp.600.000 – 650.000 di spj kan menjadi Rp.750.000″. Dan itu juga kami lampirkan di laporan kami sebagai bukti tambahan pihak kejaksaan”. Ujarnya

Selain itu, untuk point lainnya kami menemui hal janggal juga di spj nya. Setelah kami cross check kepada wali murid, ternyata tidak seperti yang di spj kan oleh mereka.

“Sample sementara baru dua paud, yaitu paud dikecamatan Purbolinggo dan di kecamatan Sekampung. Tapi, tidak menutup kemungkinan keseluruhan paud di Lampung Timur melakukan hal yang sama. Mengingat adanya arahan dari orang dekat kabid paud dinas pendidikan Lampung Timur”. Katanya

Pada hari yang sama, NGO lantai juga melaporkan secara resmi dinas pendidikan atas dugaan memaksakan pencairan untuk kepentingan pribadi untuk belanja naskah ujian smp negri dan swasta di musim pandemi, meskipun surat edaran dari kementerian pendidikan melarang untuk belajar tatap muka.

Red/fir/afr

380 views

Leave a Comment