Ustad Muksin pimpinan panti asuhan Sarif Hidayatullah:”Menolak mengakui anak yang dilahirkan sebagai anaknya,lebih dari penelantaran”.

Pasir Sakti, Lantainews.com – Usai terkuaknya borok wanita di desa Karya Makmur yang diduga sengaja menelantarkan anak untuk menutupi perselingkuhannya, membuat perempuan yang memiliki suami sah sebagai pekerja migran di negeri Jiran itu mengambil bayi yang ditaruhnya di yayasan Syarif Hidayatullah. Meski sebelumnya, dia telah membuat surat pernyataan tidak hamil dan melahirkan untuk menguatkan alibi bahwa bayi yang ditaruh di panti asuhan itu bukanlah anaknya.

Rabu, 2 Desember 2020, pengasuh yayasan Syarif Hidayatulah, Muhsin, di dampingi Siti Halimah mengatakan bahwa bayi yang sebelumnya ditaruh orang tuanya di pantinya, sudah di bawa kembali setelah terjadi kehebohan pada malam senin kemarin.

Selain itu, kata Muhsin, Beberapa pegawai dari pemerintahan daerah dan wartawan yang dibawa oleh mereka telah datang ke panti asuhannya dengan aneka pertanyaan seputar bayi yang di duga ditelantarkan ibunya nya pada Selasa, 01/12/2020

Muhsin bilang mereka hanya bertanya apa yang dialami bayi ketika di panti, tapi tidak bertanya soal yang dirumah ibunya malam itu. Hal membuatnya tidak menceritakan bahwa telah terjadi penolakan bayi itu sebagai anak YS.

“Tidak mengakui anak itu bukan penelantaran, tapi lebih dari itu. Itu masuk ke pembohongan publik dan kekerasan pada anak”. Katanya

Selain itu, menurutnya, dia juga tidak pernah merasa memberi keterangan kepada kepada para PNS maupun wartawan bawaannya yang datang bahwa ada pihak-pihak yang tidak senang sehingga terjadi kehebohan masalah dan bayi.

“Enggak. Gak ada memberi keterangan yang seperti itu”. Katanya.

Dilansir dari media Radar24.id, disebutkan dalam media itu bahwa penelantaran anak di yayayasan Syarif Hidayatullah tidak benar.

Hal itu juga sepakati oleh kepala dinas PPPA Rita Witriati saat bertamu ke panti asuhan yang beralamatkan di desa Labuhan Ratu, kecamatan Pasir Sakti, Lampung Timur.

Menurut media itu, dalam pemeberitaanya disebutkan Rita datang ke yayasan itu bersama dengan kepala UPTD PPPA Triyanti beserta Camat Pasir Sakti Sibran Mulsi.

Agus

309 views

Leave a Comment