Polres Lampung Utara panggil Saksi redaksi ResolusiTV.com.terkait Laporan ITE account FB Kiyai Agra.

Kotabumi,Lantainews.com – Pimred FFI (Mintaria Gunadi) mewakili organisasi
Profesi Jurnalis dengan resmi melaporkan account face book Kiyai Agra ke unit Tipiter Polres Lampung utara,terkait coment di account Face book di grub Suara informasi Masyarakat Lampung Timur yang di share Neo Demian Rafael berupa link berita Resolusitv.com berjudul ” warga desa teluk dalem produksi gula merah racikan tak higenis dan tak berizin”yang dianggap menghina dan melecehkan profesi wartawan.
Laporan no Stpl/134/b-1/II/2021/Polda Lampung/SPKT RES LU tanggal 15 februari 2021 saat ini sudah ditindaklanjuti dengan pemanggilan Saksi M.Indra selaku pimred Resolusitv.com.dan Andiansyah dari Media Lampungnet.com Selasa (16/02/2021).M.Indra dan Andi  mengaku di dicecar puluhan pertanyaan terkait kronologis dan isi postingan tersebut mengingat Komentar nya yang membawa-bawa profesi Wartawan,dalam postingan tersebut “kiyai Agra” melontarkan kata- kata “wartawan gk ada otak,wartawan klas taik anjing kalau gk seneng datangi saja kantor sy ormas GML jalan lintas sumatra no 38 kab lampung utara kec Abung Barat”
Indra mengaku sudah bertemu dan melakukan Perdamaian dengan pihak terlapor namun secara pribadi,dirinya mengaku tidak bisa melarang Wartawan yang tersinggung dengan komentar Kiyai Agra untuk menempuh jalur hukum.
Dan tetap berkewajiban hadir dalam panggilan dari pihak kepolisian.
Mintaria Gunadi pimpinan Redaksi Fajar Fokus informasi, selaku pelapor saat dikonfirmasi sesaat setelah mendampingi Saksi di Mapolres Lampung Utara Selasa (16/02/2021) menyatakan bahwa dirinya dan semua rekan rekan jurnalis merasa sangat terhina dengan komentar yang sangat melukai perasaan seorang Wartawan,”untuk itu kami menempuh jalur hukum demi menjaga hal – hal yang tidak diinginkan,dan mudah2an menjadi pelajaran bagi warga dan Netizen untuk bijak dalam berkomentar di media sosial hingga tidak menyinggung pihak lain.
(Edo)
191 views

Leave a Comment