Nunik Didesak Mundur, Otoriter Dan Terkait Korupsi Mustafa.

Bandarlampung,lantainews.com -Sejumlah kader partai aksi tuntut Chusnunian Chalim alias Nunik mundur sebagai ketua PKB Lampung. Alasan mereka, otoriter dan terkait kasus korupsi mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa.

Hal itu dinyatakan Koordinator Forum Penyelamat Partai Kebangkitan Bangsa (FPPKB) Lampung Yuridis pada orasinya di depan Kantor DPW PKB Provinsi Lampung, Selasa (9/3)

“Turunkan Nunik sekarang juga,” ujar Yuridis yang aksinya diramaikan pula oleh kader partai lainnya sambil membawa karton bertuliskan protes mereka terhadap hasil Muscab PKB se-Lampung, Sabtu (6/3).

Mereka kecewa tak ada demokrasi dan cendrung menyalahi ADART pemilihan para ketua DPC PKB di kabupaten dan kota. Nama-nama yang terpilih tak sesuai dengan proses pemilihan yang demokratif.

Selain itu, alasan mereka yang aksi, Nunik harus mundur sebagai ketua DPW PKB Lampung agar bisa fokus terhadap perkara hukum  yang mengaitkan namanya sebagai salah satu penerima aliran dana Rp1.150 M dari fee proyek Mustafa.

“Persoalan status hukumnya hanya sebagai saksi itu perkara lain. Tetapi opini yang terlanjur berkembang di masyarakat, telah menjadi buruk bagi partai kedepan,” kata dia.

Selain itu, pihaknya menilai Nunik zalim terhadap kader dan otoriter dalam menentukan Robiyatul Adawiyah sebagai Ketua DPC PKB yang diusulkan ke DPP PKB tanpa melalui proses penjaringan.

Padahal, katanya dalam AD ART PKB, pemilihan ketua harus melalui proses penjaringan. Pihaknya juga tetap mendukung Juanda sebagai Ketua Dewan Tanfidz atau ketua DPC Bandarlampung.

(Redaksi Sumber Kirka.co)

157 views

Leave a Comment