13 DPC PKB yang diduga menerima Aliran Dana fee Proyek Bupati Lampung Tengah.

Lampung,lantainews.com – KPK mendakwa eks Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Mustafa atas perbuatan suap dan gratifikasi yang bila ditotal senilai Rp 65 miliar lebih.

Dalam perjalanannya, sebagian dari uang tersebut diduga dipergunakan Mustafauntuk mendanai biaya kontestasi Pilgub Lampung 2018 yang hendak diikutinya.

Setidaknya ada uang Rp 18 miliar yang diduga dipakainya untuk membayar dukungan PKB, yang ia berikan kepada Khaidir Bujung dan Midi Iswanto usai membuat kesepakatan dengan eks Bupati Lampung Timur (Lamtim) dan Wasekjen DPP PKB Chusnunia Chalim alias Nunikpada tahun 2017.

Singkat cerita. Pada 4 Maret 2021, eks Ketua DPC PKB Tulangbawang Khaidir Bujung diperiksa sebagai Saksi di PN Tipikor Tanjungkarang.

Dia yang juga eks anggota DPRD Lampung dari Fraksi PKB untuk periode 2014 -2018 ini menyampaikan, bahwa uang Mustafa tadi sebagian sudah ‘dicicipi’ oleh 13 orang Ketua DPC PKB yang ada pada naungan DPW PKB Lampung.

Menurut Khaidir Bujung, satu orang Ketua DPC kebagian Rp 25 juta. Ia pun turut menerima uang tersebut. Dan kemudian diakuinya pada tahun 2019 telah dipulangkan ke negara lewat KPK dengan cara melakukan penyetoran ke rekening tampung KPK.

Pada saat itu, Khaidir Bujung tidak merinci siapa saja nama 13 orang Ketua DPC yang dimaksud. Sesungguhnya ada 15 orang Ketua DPC PKB di Provinsi Lampung ini.

Namun berdasarkan informasi dan penelusuran yang dilakukan KIRKA.CO, 2 orang Ketua DPC PKB yang tidak ikut menerima uang Rp 25 juta tersebut berinisial AB dan SA untuk wilayah Lamtim dan Lamteng.

Berdasar informasi yang diterima KIRKA.CO, keterangan atas 2 orang Ketua DPC PKB yang tidak kebagian uang Rp 25 juta itu datang dari Midi Iswanto.

Memang sepanjang persidangan, Midi Iswanto belum menjelaskan satu per satu ihwal pemberian uang Rp 25 juta tersebut.

KIRKA.CO pada Minggu, 28 Maret 2021 sekira pukul 00.38 WIB sudah mencoba mengklarifikasi hal itu kepada Midi Iswanto.

Kemudian sekira pukul 03.09 WIB, Midi menjawab, dan sepenuhnya membenarkan keterangan yang dipaparkan KIRKA.CO. Ia mengiyakan tentang identitas dua orang yang tidak kebagian uang Rp 25 juta tadi.

KIRKA.CO juga mendapati informasi, bahwa pemberian uang tersebut berlangsung sekitar bulan Oktober 2017 dan bertempat di Kantor DPW PKB Lampung.

Penyerahan uang tersebut disebut-sebut berdasarkan perintah Musa ZainudinKetua DPW PKB Lampung pada masa itu. Pembagian uang itu sendiri dilakoni oleh Khaidir Bujung dan anggota DPRD dari Fraksi PKB untuk periode 2014 sampai 2019.

Dari penelusuran dan informasi yang diterima KIRKA.CO, para Ketua DPC PKB se-Lampung pada saat pembagian uang itu berjalan, adalah sebagai berikut:

1. Ketua DPC PKB Bandar Lampung Juanda
2. Ketua DPC PKB Lampung Selatan Imam Subkhi
3. Ketua DPC PKB Lampung Timur Ahmad Basuki (Tidak Terima Uang)
4. Ketua DPC PKB Lampung Barat Yohansyah Akmal
5. Ketua DPC PKB Lampung Utara Thabrani Rajab
6. Ketua DPC PKB Lampung Tengah Slamet Anwar (Tidak Terima Uang)
7. Ketua DPC PKB Metro Qudrotullah Sodiq
8. Ketua DPC PKB Tanggamus Azuwansyah
9. Ketua DPC PKB Pesawaran Matrohupi
10. Ketua DPC PKB Way Kanan Syeh Ajeman
11. Ketua DPC PKB Tulang Bawang Khaidir Bujung
12. Ketua DPC PKB Tulang Bawang Barat Soleh Taufik
13. Ketua DPC PKB Mesuji Yuliani Rahmi S
14. Ketua DPC PKB Pringsewu Taufiq Hidayat
15. Ketua DPC PKB Pesisir Barat Erlina

(Redaksi)

Catatan : sesuai pedoman siber,Redaksi akan meralat berita jika Sumber berita Kirka.co menerima konfirmasi lain dari jaksa KPK dan Pengacara Terdakwa Mustafa terkait produk jurnalis ini.

167 views

Leave a Comment