Purwanti Lee berpeluang Jadi Tersangka Mahar Politik

Sebab, berdasarkan fakta persidangan, nama Vice Presiden PT Sugar Grup Company (SGC) Purwanti Lee disebut oleh beberapa saksi terkait mahar politik untuk mendapat dukungan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) demi mengusung pasangan calon nomor urut 3 Arinal Djunaidi – Chusnunia Chalim di Pilgub 2018 lalu.

Hal ini membuat harapan baru dari masyarakat agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI bisa menghadirkan Purwanti Lee di persidangan untuk mengetahui kebenaran dari keterangan para saksi tersebut.

Selain itu, masyarakat mulai menilai soal keberadaan nama Purwanti Lee di kasus mantan orang nomor satu di kabupaten berjuluk Beguwai Jejamo Wawai.

Salah satunya Ketua DPP Lembaga Swadaya Masyarakat Pergerakan Masyarakat Anti Korupsi (Pematank), Suadi Romli. Ia menilai sosok Purwanti Lee di persoalan ini memiliki peluang besar untuk mengemban status sebagai tersangka.

“Sangat besar kemungkinan,” kata Suadi Romli, Senin (12/04).

Kendati demikian, kata dia, semua tergantung dari Lembaga Anti Rasuah ini, berani atau tidak-nya mengeluarkan sprindik untuk nama-nama yang disebut dalam fakta persidangan tersebut.

“Semuanya kita kembalikan lagi ke KPK, berani atau tidaknya mengeluarkan sprindik untuk nama-nama yang disebut dalam fakta persidangan tersebut,” ungkap dia.

Sementara itu, Ketua Ketua Koalisi Rakyat Lampung Untuk Pemilu Bersih (KRLUPB), Rakhmat Husein DC meyakini bahwa KPK bakal menunjukan sikap berani untuk membuat seseorang menjadi tersangka.

Hal ini dapat dilihat dari sepak terjang Ketua KPK RI Firli Bahuri Dkk yang melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pejabat Kementerian Sosial (Kemensos) bagian Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Program Bansos di Kementerian Sosial (Kemensos).

“Dalam banyak kasus, KPK berani men-tersangkakan orang yang ada dalam lingkaran rezim seperti Kemensos. Artinya saya kira tidak ada alasan bagi Firli dkk untuk ragu – ragu menjadikan seseorang tersangka dalam kasus yang telah terang benderang,”ungkap dia.

“Selama terpenuhi unsur-unsurnya, saya kira KPK tidak takut-takut amat. Tidak ada yang kebal hukum mau, Purwanti Lee ataupun Nunik. Jadi sangat mungkin,” tegas Rakhmat Husein DC.

Edo sumber Kirka.co

 

87 views

Leave a Comment