DiFitnah Hamil duluan oleh paranormal Suaminya,Hingga Ditalak,laporan warga Sambikarto iniDitolak Polsek Sekampung,unsur tidak terpenuhi..????

Sekampung,Lantainews.com – Seorang Istri berinisial PL warga Desa Sambikarto kecamatan Sekampung Kabupaten Lampung Timur,Cuma bisa pasrah saat Laporan terkait Fitnah dan tuduhan Palsu yang dilakukan oleh Toni ,Paranormal yang sudah menghasut dan mencekoki Suaminya dengan Fitnah dan tuduhan Palsu bahwa dirinya Sedang Hamil sebelum mereka menikah dan Fitnah serta tuduhan palsu lainnya,sehingga membuat Suaminya menjatuhkan Talak,ditolak oleh Pihak Polsek Sekampung karena dianggap tidak memenuhi unsur.

Hal ini terkuak saat PL didampingi Kakaknya (Heni)dan pimpinan Redaksi Resolusitv.com(M.Indra) Ditemui Awak media Lantainews.com beberapa Waktu yang lalu di Depan Polsek Sekampung Polres Lampung Timur.
Kepada Awak media Lantainews.com.PL memaparkan dirinya sangat kecewa karena Laporannya Ditolak pihak Polsek Sekampung,padahal menurutnya Saksi dan bukti siap dihadirkan olehnya.bahkan Rekaman saat Paranormal yang mengaku sebagai Kyai dan menguasai ilmu Hakekat sesuai Surat Albaqoroh ayat 28 dan bisa membuka mata batin seseorang sehingga bisa melihat Mahkluk halus,dan mengobati penyakit ini ada dan tersimpan di Hpnya.dalam vidio tersebut Toni,si paranormal ini sedang berbicara didampingi Seorang Wanita,dengan gamblang Toni berkata dihadapan beberapa orang Jamaahnya tentang PL yang menurutnya pernah menggugurkan kandungannya,hamil bukan dengan suaminya,dan mengguna guna suaminya hingga mau menikah dengannya,bahkan menuduh PL mengirim Santet Ke dirinya karena orang tua PL Dukun juga.
PL mengaku sempat dipaksa melakukan beberapa Ritual oleh Mertuanya atas petunjuk dari Toni,bahkan dirinya pernah dipaksa mandi setelah tengah malam dengan disaksikan mertua Laki lakinya.alasan mereka untuk menyucikan diri PL.Hal ini membuat PL bertekat akan terus melakukan upaya Hukum ke jenjang selanjutnya.
M.Indra,pimpinan Redaksi Resolusitv.com yang mendampingi PL melaporkan Hal tersebut saat dikonfirmasi Kamis (14/04/2021) menjelaskan bahwa menurut Kanit Reskrim Polsek Sekampung (Budi-red)Laporan ini bukan ditolak,cuma belum dapat diterima karena unsurnya belum terpenuhi,ini karena dalam vidio itu Toni menyampaikan tuduhannya bukan didepan umum tapi di Rumahnya,namun dirinya berjanji akan melakukan penyelidikan,dan menurutnya Kanit Reskrim menolak jika diminta konfirmasi masalah tersebut oleh media.
Praktisi Hukum yang juga Direktur Lbh Awalindo DR.Auliya Taswin.SH.MH.saat diminta tanggapan terkait hal tersebut via Handphone,Menyayangkan Sikap Polsek Sekampung yang “enggan menerima Laporan PL” menurutnya “Harusnya Polsek menerima laporan itu apalagi ada bukti rekaman Vidio dan Saksi,setelah itu penyidik hendaknya melakukan telaah dari hasil keterangan saksi dan pelapor,dan menyimpulkan hal ini masuk dalam tindak pidana,Penistaan lewat lisan atau tulisan,Fitnah atau tuduhan Palsu dan atau pencemaran nama baik” Coba dikonsultasikan Dulu dengan penyidik di Polres Lampung Timur,kalau ga ada kesimpulan biar nanti tim pusat yang turun ke Lampung Timur untuk mendalaminya,dan mendampingi Korban”pungkasnya.
(Edo)
1.439 views

Leave a Comment